Minggu, 26 Oktober 2025

Perjalananku ke Sekolah SMP Negeri 2 Demak

 Perjalananku ke Sekolah SMP Negeri 2 Demak

Pagi itu, matahari baru saja menampakkan sinarnya di ufuk timur. Udara masih terasa sejuk ketika aku membuka mata dan melihat jam dinding menunjukkan pukul 05.30. Hari ini hari Senin, hari yang selalu terasa istimewa karena ada upacara bendera di sekolah. Aku segera bangun dari tempat tidur, menata selimut, dan menuju kamar mandi untuk bersiap-siap. Setelah mandi dan mengenakan seragam OSIS yang rapi—kemeja putih, celana biru tua, serta dasi dan atribut lengkap—aku melihat diriku di cermin. Ada rasa bangga memakai baju OSIS, karena itu menandakan aku dipercaya menjadi bagian dari organisasi di sekolahku, SMP Negeri 2 Demak.

Selesai berpakaian, aku menuju ruang makan. Ibu sudah menyiapkan sarapan sederhana: nasi goreng hangat dan telur mata sapi. “Ayo, Nak, sarapan dulu sebelum berangkat,” kata Ibu sambil tersenyum. Aku mengangguk dan duduk sambil menikmati sarapan itu. Sambil makan, aku memikirkan agenda hari ini: upacara, rapat kecil OSIS, dan pelajaran matematika yang katanya akan ada kuis. Setelah selesai makan, aku pamit kepada Ibu dan Ayah. “Hati-hati di jalan ya, jangan ngebut,” pesan Ayah seperti biasa. Aku mengangguk sambil menuntun sepedaku keluar dari halaman rumah di Bogorame.

Perjalanan menuju sekolah selalu menjadi momen yang kusukai. Dari rumahku di Bogorame, jalanan menuju SMP Negeri 2 Demak tidak terlalu jauh, tetapi cukup membuat kaki harus bekerja keras mengayuh pedal. Udara pagi masih bersih, suara burung berkicau terdengar di antara pepohonan, dan sinar matahari menembus celah dedaunan. Aku mengayuh sepedaku pelan, menikmati setiap hembusan angin yang mengenai wajahku. Di sepanjang jalan, aku berpapasan dengan beberapa teman yang juga menuju sekolah. Kami saling menyapa dan kadang bercanda sambil tetap mengayuh sepeda masing-masing.

Setelah melewati jembatan kecil dan beberapa rumah penduduk, akhirnya aku sampai di depan gerbang SMP Negeri 2 Demak. Jam menunjukkan pukul 06.45, masih ada waktu sekitar lima belas menit sebelum bel masuk berbunyi. Aku menuntun sepedaku ke tempat parkir, kemudian merapikan pakaian dan memastikan atribut OSIS terpasang sempurna: badge, dasi, dan topi. Di halaman sekolah sudah banyak siswa berkumpul, beberapa sedang berbincang, dan sebagian lagi berbaris untuk persiapan upacara.

Ketika bel berbunyi, kami segera berbaris rapi di lapangan. Upacara dimulai dengan khidmat. Bendera merah putih dikibarkan perlahan diiringi lagu Indonesia Raya. Aku berdiri tegak dengan penuh semangat. Sebagai anggota OSIS, aku juga bertugas membantu menjaga ketertiban barisan. Ada rasa bangga dan tanggung jawab yang besar di dada. Seusai upacara, kami segera masuk kelas dan memulai pelajaran pertama.

Hari itu berjalan dengan lancar. Meskipun ada kuis matematika yang cukup sulit, aku berusaha mengerjakannya dengan tenang. Saat jam istirahat, aku dan teman-teman duduk di kantin sambil menikmati gorengan dan es teh. Kami saling bercerita tentang perjalanan ke sekolah pagi tadi, dan aku merasa senang karena bisa berangkat dengan semangat dan tiba tepat waktu.

Sore harinya, ketika pelajaran usai, aku kembali pulang dengan sepeda yang sama, menyusuri jalan yang sama, tapi kali ini dengan perasaan lega dan bahagia. Perjalanan sederhana dari Bogorame ke SMP Negeri 2 Demak selalu memberiku semangat baru untuk belajar dan berjuang setiap hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Liburanku

  Liburanku ke Gunung Muria Kudus Liburan semester lalu menjadi salah satu pengalaman paling berkesan bagiku. Saat itu, aku dan keluargaku ...